Senin, 29 September 2008

Stoner: Selamat Rossi!


Foto: AP

MOTEGI - Valentino Rossi akhirnya memastikan diri keluar sebagai gelar juara dunia musim ini. Tanpa sungkan, pembalap Ducati tersebut mengucapkan selamat kepada sang juara dunia.

"Valentino Rossi memainkan musim yang luar biasa. Dia hanya melakukan satu kesalahan di Assen. Sisanya, dia berhasil meraih podium dan memenangkan balapan," puji pembalap asal Australia itu.

"Dia memang pantas mendapatkan gelar juara dunia ini. Saya ingin mengucapkan selamat kepadanya atas keberhasilannya itu," pungkasnya seperti dilansir FOXSports, Senin (29/9/2008).

Lebih lanjut Stoner menjelaskan, dia melakukan kesalahan dengan terjatuh di MotoGP Ceska dan San Marino beberapa waktu lalu.

"Saya kecewa kami melakukan dua kesalahan fatal di pertengahan musim. Itu membuatnya (Rossi-red) meninggalkan saya jauh," sesal pembalap yang meraih gelar juara dunia musim lalu itu.

(hsa) 250x208

250x208

250x208

Jumat, 26 September 2008


lilililili
LAZIS
Ceria games

Suzuki Gladius 2009, Fresh dan Funky

TOKYO - Suzuki sepeda motor global memperkenalkan foto rancangan terbarunya, Gladius 650. Motor sport penerus generasi SV650 yang diakan dilego lebih murah tahun depan.

Rancangan Gladius jauh lebih fresh dan funky, mengandalkan mesin v-twin 70bhp. Karena dipersiapkan untuk tampil pada Paris Motor Show 2008, pihak Suzuki Global belum mau bicara detail tentang spesifikasi mesin Gladius lebih jauh.

Namun jika dilihat dari bobot yang hanya 202kg, motor ini diyakini memiliki kecepatan yang layak sebagai motor sport. Pasalnya frame dikombinasikan dengan komponen kaki-kaki terbuat dari baja ringan. Mulai dari velg, suspensi sampai dengan pengereman. (ahm)

Memodif Kaliper Belakang

Banyak masalah timbul akibat salah posisi pasang kaliper rem belakang. Pegangan atau adaptor kaliper mudah melintir, bahkan patah. Karena alasan tersebut, ada baiknya para Bikers menyimak beberapa tampilan modifikasi motor berkaliper yang cukup banyak. Bagi kamu yang ingin memodifikasi pasang rem cakram belakang sebaiknya contek langsung motor pabrikan. Semua itu harus cermat saat memasangnya, bukan hanya tepat posisi tapi juga material adaptor yang akan digunakan agar tetap selamat dan nyaman saat berkendara.
Memasang cakram belakang biasanya ditempatkan posisi adaptor selalu diatas dan di dekat lengan ayun. Hal itu dikarenakan beban kaliper saat menjepit piringan lebih kuat ditahan adaptor dan lengan ayun. Memang pabrikan sudah memikirkan aplikasi tersebut agar tidak merepotkan saat membuka roda. Kamu juga harus memperhatikan saat memiliki komponen, pilihlah yang berkualitas. Karena barang murah tidak sebanding dengan faktor keselamatan yang ditawarkan.
Tentang penempatan posisi pasang adaptor memang tidak ada patokan. Hal ini mengingat ada banyak skubek tidak dilengkapi lengan ayun seperti Mio, Vario atau Spin 125. Tapi harus memilih material adaptor yang berkualitas agar tetap kuat seperti aluminium tebal dan pasang di lengan ayun. Gunakan alumunium tebal produk impor diklaim lebih kuat sehingga tidak mudah melintir tapi mudah dibentuk.

Minggu, 07 September 2008

berita terbaru ryan...

Minggu, 07/09/2008 21:59 WIB
Berkas Ryan Siap Dilimpahkan ke Kejari Depok
E Mei Amelia R - detikNews

Jakarta - Kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Very Idam Henyansah alias Ryan siap diajukan ke meja hijau. Berkasnya kini sudah siap dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Depok.

"Sudah lengkap, mungkin minggu-minggu ini dilimpahkan," ujar salah satu kuasa hukum Ryan, Nyoman Rai kepada detikcom, Minggu (7/9/2008).

Sementara itu, Nyoman memastikan bahwa persidangan Ryan akan dilakukan di Kejaksaan Negeri Depok. Hal itu mengingat pengungkapan kasus ini berawal dari terkuaknya mutilasi yang dilakukan pria gay terhadap Heri Santoso di Depok Juli lalu.

"Kami sebagai kuasa hukum melihat dari TKP sudah jelas, Ryan akan dituntut di Kejaksaan Negeri Depok. Ini juga kan prestasinya Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus mutilasi. Kalau tidak terungkap itu, yang di Jombang juga tidak akan terungkap," ujarnya.

Menurutnya, masa penahanan Ryan sudah yang kedua, sudah memasuki 40 hari. Bisa dipastikan Ryan akan segera diadili.(mei/rdf)

Minggu, 17 Agustus 2008

pulsar baru



Setelah melengkapi jajaran Pulsarnya (180 dan 200), kali ini Bajaj berencana memasukkan andalan barunya di pasar motor sport 125. Perkenalkan, Bajaj XCD 125, sebuah motor sport imut dengan kapasitas mesin 125cc. Tentunya anda sudah tahu kan, motor apa yang akan dilawan oleh XCD? Yap, Suzuki Thunder 125 adalah lawan utama yang harus dihadapi. Melenggang sendirian di kelas 125 cc, masih ada celah yang bisa dimaanfaatkan oleh XCD.

Tampang XCD memiliki ciri khas motor negeri Mahatma Gandhi itu, dengan tudung lampu yang menyerupai Pulsar dan Apache, apa memang begini tren di India? Keseluruhan, XCD memiliki kesan yang baik, tangki bensinnya memiliki semacam aksesoris air scoop yang sekilas seperti milik Honda Tiger lawas. Lekuk tangkinya sendiri terlihat indah, meski kurang berkesan kekar. Sedangkan bodi tengah dan belakang tidak begitu masalah, cenderung Thunder-esque, namun ada nilai tambah pada lampu belakang yang sudah menggunakan LED. Kaki-kaki yang dipakai sudah menggunakan pelek palang, namun masalahnya untuk rem depan masih menggunakan rem tromol yang secara drastis mengurangi kadar modeen XCD. Untuk kaki belakang masih menggunakan dual-shock. Di sektor knalpot, XCD menggunakan warna hitam dof dengan aksen silver di silencernya. Sayangnya bentuk knalpot masih belum terlalu “mendongak”, kesannya masih seperti Honda GL-MAX :-D


Di sektor mesin, XCD memiliki teknologi Digital Twin Spark ala Pulsar, namun selain itu masih ditambah dengan penggunaan teknologi Swirl Induction yang memungkinkan bahan bakar masuk dan berturbulansi, menurut pihak Bajaj, teknologi ini mampu meningkatkan keiritan, klaim pihak Bajaj untuk konsumsi bensin motor ini adalah 109 k/liter, fantastis! Bajaj menyebut gabungan dari teknologi Digital Twin Spark dan Swirl Induction dengan sebutan DTS-Si. Percepatan yang digunakan hanya 4-percepatan, berbeda dengan Thunder yang sudah 5-percepatan. Kecepatan maksimum yang mampu diraih XCD adalah 90 km/jam.

Sebelum diluncurkan di Indonesia masih ada pr yang harus dikerjakan oleh pihak Bajaj. Ini dimaksudkan untuk menyesuaikan XCD dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Berikut beberapa di antaranya:

1. Penggunaan cakram depan yang dirasa perlu karena mayoritas motor sport yang ada di Indonesia menggunakan rem cakram depan. Selain itu pesaing terdekat XCD, Thunder 125 sudah dilengkapi dengan cakram depan, suatu kecerobohan bila XCD tidak memiliki fitur penting yang sudah ada di pesaingnya. Selain itu sudah jelas bahwa penggunaan cakram depan meningkatkan nilai safety XCD.
2. Penggunaan silencer dengan desain yang lebih sporty. Sebenarnya tidak masalah dengan desain yang sekarang, namun desain silencer XCD terlalu konvensional (masih datar). Penggunaan desain yang lebih bagus dapat meningkatkan nilai estetika. Namun poin ini sebenarnya tidak terlalu vital jadi pihak Bajaj boleh saja mengabaikannya.
3. Peningkatan performa karena kecepatan maksimum yang hanya 90 km/jam dirasa kurang begitu bagus, setidaknya angka 100 km/jam harus bisa didapat. Memang masalah seting mesin untuk mengejar keiritan dapat mengurangi performa namun dengan angka top speed yang hanya segitu, pengurangan yang dilakukan dirasa terlalu ekstrem. Soal akselerasi saya belum mendapatkan datanya karena mungkin saja angja top speed yang rendah diakibatkan oleh setingan mesin yang bertujuan meningkatkan sektor akselerasi.

cara merakit komp

komp bagi sebagian orang adalah merupakan kebuthan pokok...
apakah anda juga berminat memiliki seperangkat alat yang canggih ini...
selain bisa di dapatkan di toko-toko elektronik alangkah baiknya kita mengetahui caramerakitnya..
bagi kamu2 yang mau belajar merakit komputer...
caranya gak terlalu rumit...
klik aja judul di atas....
semoga dapat membantu...